Anjuran memuliakan tamu dan tata krama bertamu

Manusia merupakan makhluk social yang tak pernah lepas dari orang lain. Salah satu yang tak bisa dipisahkan adalah budaya bertamu. Dalam islam juga mengajarkan pentingnya menghormati tamu, bahkan menjadi suatu kewajiban. Seruan ini tertuang dalam QS : Adz Dzariat ayat 24-26 ).

Kewajiban memuliakan tamu merupakan sesuatu yang sangat dijunjung dalam ajaran islam. ada pendapat yang mengatakan bahwa dalam menghormati tamu memiliki batas waktu yang wajib, yaitu 3 hari, dan selebihnya merupakan shodaqoh.
Adapun adab yang harus diperhatikan dalam hal bertamu dan menerima tamu antara lain :
-   Mulailah dengan mengucapkan salam ketika memasuki rumah orang yang akan kita tamui. Begitupun sebaliknya jawablah salam dengan muka hangat dan segerakan persilahkan untuk masuk ketika ada tamu yang datang ke rumah.
-  Berilah senyum ketika pertama kali bertatap muka dan tunjukanlah sikap yang sopan, hangat dan janganlah bersikap terpaksa dalam menerima tamu, sebaiknya ikhlas dan lapang dada. Hal ini pun terdapat dalam hadits :
Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Janganlah sekali-kali engkau meremehkan kebaikan sedikit pun, sekalipun engkau bertemu saudaramu hanya dengan wajah yang berseri-seri”(HR. Muslim no. 2626).
-   Berilah suguhan terbaik, dan lebih diutamakan jika tamu tidak mengetahuinya, Nabi Ibrahim mencontohkan saat menerima tamu, ia mengambil dan memasak kambing muda kesukaannya, lalu menyuguhkan ke tamunya.
-   Melayani tamu dengan lemah lembut dan sopan santun, dekatkanlah suguhan yang disediakan supaya tamu lebih leluasa untuk menyantapnya
 Jika menjadi tamu, dianjurkan tidak memberatkan orang yang akan dikunjung. Nabi bersabda,
“Tidak halal seorang muslim tinggal di saudaranya, sehingga saudaranya berdosa”.
Maksudnya orang yang dikunjungi tidak bisa memberikan sesuatu yang terbaik kepada tamu, karena ia tidak punya apa-apa untuk disuguhkan.
Hal lain yang dianjurkan saat dijamu makanan oleh tuan rumah, seorang tamu hendaklah mendo’a tuan rumah, dengan kalimat:
Ya Alloh berikanlah keberkahan dari rizki yang telah Engkai berikan kepadanya, ampunilah dan sayangilah mereka

Artikel Terkait:

Share this article :
Ping your blog, website, or RSS feed for Free
 
Comments
0 Comments

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. nganggur blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger