Latest Post

Kamasutra ala Bangsawan Jawa


Manfaat kebahagiaan seksual tidak hilang ditelan zaman, dan kekuatan-kekuatannya dikenal baik untuk meningkatkan kesehatan, konsentrasi, dan ketenangan pikiran. Sebelum melakukan hubungan intim , para leluhur menganjurkan agar saat terjadi persetubuhan nanti, bila tercipta "benih" menjadi anak yang mulia sifatnya. Adapun laku yang diterapkan berpikiran jernih seraya menatap mata kiri istrinya.
Mantra yang dibaca: "Banyu suci 7 prakoro,sadurunge tumetes,manggon aneng dhangkeling rikmaningsun,nuli ingsun tetesake saka pucuking braia,manggon ana cupu kang ana tengah dadi rasa mulya,tumiba dadi manungsu kang mulyo" (Sang Indrajati,Kitab Wedha Mantra)
Adapun teknik posisi senggama klasik adalah:

1. Tawon Ngisep Madu Posisi paling klasik dan konvensional karena paling sering dilakukan pasangan. Lelaki berada di atas dengan wanita di bawah, tidur terlentang kaki terbuka. Secara psikologis dianggap sebagai posisi terbaik. Keuntungan posisi ini dipercaya bila tercipta benih nantinya akan lahir bayi yang menjadi anak cerdas, berbudi pekerti tinggi, penuh kasih sayang. Namun posisi ini punya kelemahan, lelaki akan cepat mencapai orgasme.

2. Podhang Ngisep Sekar Artinya burung kepodhang sedang menghisap bunga. Posisi ini pria berada di atas, wanita di bawah dengan pantat diganjal bantal kecil. Saat terjadi penetrasi, wanita mengangkat kedua kakinya dan membelitkannya di pinggang lelaki. Gosokan "Mr P perlahan dan semakin dipercepat. Keuntungannya akan cepat menghasilkan kehamilan karena penetrasi lebih dalam dan sangat disukai wanita.

3. Tancep Kayun Wanita duduk di tepi ranjang dan membuka kedua kakinya. Dan pria berdiri agak jongkok dengan "Mr P" yang siap terhunus. Dan wanita membimbing "Mr. P" memasuki "Mrs. V". Setelah penitrasi, wanita menggerak-gerakan kakinya seraya kedua tangannya bertumpu pada ranjang. Sensasi kenikmatan yang luar biasa akan didapat oleh keduanya.

4. Taksaka Gagulingan Dapat diartikan seekor ular yang sedang bergulung. Lelaki berbaring dengan "Mr P" tegak. Wanita berperan aktif. Pria yang pasif dapat memberi tambahan kenikmatan dengan mempermainkan payudara istri. Gerakan wanita dalam posisi ini seperti ular yang sedang bergulingan atau menggelepar.

5. Prenjak Miber Artinya burung Prenjak yang sedang terbang. Untuk gaya ini dibutuhkan kursi tak berlengan dan cermin. Kegunaan cermin untuk menambah gairah saat keduanya sedang terbang dalam kenikmatan. Posisi duduk di atas kursi, lalu wanita duduk di pangkuan pria saling berhadap-hadapan. Setelah "Mr P" masuk, wanita memeluk erat-erat tubuh pasangannya. Saling berciuman. Posisi ini merupakan posisi terbaik bagi wanita untuk mendapatkan orgasme sebab penusukan ke vagina lebih dalam. Keuntungan psikologis mengandung ajaran bahwa lelaki akan senantiasa memangku (melindungi) istrinya dengan kasih.

6. Kijang Miring Artinya batu penutup nisan yang menyatu dengan makan dalam posisi miring. Posisi ini sangat baik bagi yang sedang sakit pinggang, dan biasa digunakan bila istri minta tambahan ronde ke 2, tapi pria sudah kelelahan. Caranya kedua pasangan telentang dengan posisi tubuh miring dan wanita menunggangi pria. Lalu wanita mengangkat kakinya dan menumpangkan kakinya di atas kaki pasangannya. Dari belakang sang lelaki bebas menjalankan perannya.

7. Ciak Wingking Orang bule memberi nama rearentryposition, yakni sang lelaki menumpang di atas punggung wanita yang tengkurap. Dalam khazanah Jawa, Posisi ini dianggap dapat memberikan gairah yang ternikmat dibandingkan posisi seksual manapun. Wanita tidur tengkurap dengan kaki terbuka. Pria kemudian menumpang pada punggung wanita dan kedua tangan memegang pinggang, wanita secara perlahan memasukan "Mr P" setelah sang wanita mengangkat pantatnya agar masuknya penis dapat lancar. Kelemahan posisi ini, wanita sulit orgasme karena minimnya gesekan pada klitorisnya.

8. Sutra Ginubet Artinya kain sutra yang dibelitkan. Ini merupakan posisi seksual yang sangat menggairahkan untuk dilakukan, wanita memposisikan dirinya laksana bersujud dengan menumpukan berat tubuhnya pada kedua lututnya dan kedua tangan atau siku, sedang lelaki berjongkok dibelakang wanita. Maka jika dirasakan siap, "Mr P" langsung ditusukan perlahan-lahan tertuju pada "Mrs V". Wanita sulit mencapai orgasme, tapi pria sebaliknya namun hikmah psikologisnya mencerminkan wanita berbakti pada lelakinya.

9. Kodok Ngemuli Lenge Gaya ini mengadaptasi hewan katak yang berhubungan kelamin. Meski posisinya unik, sensasi rasa yang didapatkan oleh keduanya. Untuk memainkan jurus ini, wanita berlutut dan meringkuk. Adapun pria berlutut di belakang dan memeluk tubuh pasangannya laksana digendong oleh pasangannya. Lalu wanita membuka kedua kakinya hingga terbuka lebar. Pria dapat segera menusukkan "Mr P" hingga mencapai batas maksimal. Kelebihan posisi ini penetrasi dapat maksimal lebih dalam sehingga kenikmatan terasa sekali. Wanita akan lebih merasakan senjata suaminya lebih besar. Sedangkan pria merasakan sensasi kenikmatan luar biasa karena jepitan istrinya sangat kuat. Kelemahannya bagi yang cepat keluar semakin cepat saja keluar spermanya.
 

Ibu, ridhomu kuharapkan

Hari ini saya tertegun melihat sebuah profile picture di facebook. Betapa tidak, foto itu mengingatkan saya kembali akan betapa besar arti kasih sayang orang tua (ibu) semasa kita kecil hingga saat ini. Bukankah ridho Alloh itu adalah ridho orang tua di dunia ini. Bahkan sampai dikatakan bahwa surga itu terdapat di bawah kaki ibu.

Foto tersebut adalah foto seorang anak yang sedang menggendong ibunya yang sepertinya sedang melakukan haji. Teringat kembali sebuah kisah di zaman Rasululloh saw ketika seorang pemuda mendatangi Rasululloh saw dan menanyakan pada beliau: Ya Rasululloh, saya melaksanakan ibadah haji bersama ibu saya yang sudah tidak bisa berjalan sehingga thawaf, sai dilakukan sambil menggendong ibu. Sudahkah kebaikan ini membalas kebaikan ibu kepada saya? Rasululloh menjawab belum. Hingga tiga kali ia menanyakan hal yang sama selalu dijawab belum, hingga beliau mengatakan kurang lebihnya: sebanyak apapun kebaikan yang dilakukan seorang anak kepada ibunya, tidak akan pernah bisa membalas kebaikan ibu, keapada seorang anaknya.
Sebegitu besarnya kedudukan seorang ibu sehingga dalam hadits shohih Bukhari-Muslim dinyatakan:
Dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah saw dan bertanya kepada beliau, “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berhak aku pergauli?” Beliau menjawab, “Ibumu! Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Rasul menjawab lagi, “Ibumu!” Ia balik bertanya, “Siapa lagi?” Rasul kembali menjawab, “Ibumu!” Ia kembali bertanya, “Lalu siapa lagi?” Beliau menjawab, “Bapakmu!” [Dikeluarkan oleh Asy-Syaikhani Bukhari-Muslim]
Ibulah yang mengandung kita dalam 9 bulan, bersusah payah mengupayakan agar anak yang dilahirkannya akan sehat dan jadi anak sholih/sholihah dan berguna bagi semua. Ibu pula yang melahirkan kita ke dunia ini dengan taruhan nyawa. Ibu yang menyusui anak-anaknya. Dan ibu juga yang menjadi guru kita di rumah, mendidik dan membesarkan dalam kebaikan.
Nah, bagi mereka yang masih memiliki ibu, segeralah minta maaf dan ampun padanya, jangan menghardiknya atau membantahnya. Senangkanlah hati beliau dengan melakukan hal-hal yang membuat dirinya bangga, atau berilah sesuatu hadiah untuknya.
Bahkan bagi mereka yang mempunyai dosa yang sangat besar, ibu bisa menjadi sarana pengampunan dosa kita kepada Alloh.
Dalam sebuah hadits dikisahkan ada seseorang datang kepada Nabi Muhammad saw, orang itu berkata, “Aku telah melakukan dosa besar. Apakah dosaku bisa diampuni?” Rasulullah saw balik bertanya, “Apakah engkau masih punya ibu?’Orang itu menjawab, “Tidak.” Rasulullah bertanya lagi, ‘Apakah engkau masih punya bibi?’ Ia menjawab, ‘Ya.’ Rasulullah bersabda, “Berbaktilah kepadanya.” (HR. At-Tirmidzi)
Semoga kita termasuk orang-orang yang diridhoi Alloh karena orang tua (ibu), mendapat ampunan dosa karena ibu, dan masuk surga juga karena ibu.
Suatu ketika ada seorang yang bernama Jamihah datang menemui Nabi Muhammad saw. Jamihah berkata, “Wahai Rasulullah, aku ingin berperang. Aku datang untuk bermusyawarah denganmu.” Rasulullah saw bertanya, “Apakah engkau masih punya ibu?” Jamihah menjawab, “Ya.” Rasulullah saw bersabda, “Jangan tinggalkan dia (ibumu). Sesungguhnya surga berada di telapak kakinya.” (HR. An-Nasa`i dan Ibnu Majah).
Al-haqq min robbik

 

Pesawat Latih TNI Jatuh di Lapangan Rumput

Sabtu, 29 September 2012 14:37 WIB
More Sharing ServicesShare | Share on facebook Share on myspace Share on google Share on twitter
Inilah pesawat nahas Aerobatik milik TNI AU Type aircraft AS 202 B Under FASI yang jatuh di sekitar Ditlitbang AU Husein Sastranegara, Sabtu (29/9/2012).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANDUNG - Jatuhnya Pesawat Aerobatik milik TNI AU Type aircraft AS 202 B Under FASIdi sekitar Ditlitbang AU Husein Sastranegara, Sabtu (29/9/2012) hingga kini proses evakuasi masih berlangsung.

Demikianlah yang disampaikan Kapentag Lanus Husein Sastranegara Isnawati. "Sampai saat ini masih proses evaluasi. Kami belum tahu akan dibawa ke rumah sakit mana," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Seperti diberitakan pesawat latih jenis Bravo jatuh sekitar pukul 11.40 WIB.

 Pilot yang mengemudikan pesawat latih jenis Bravo 202, Nurman Lubis  dan co pilotnya bernama Tonni yang jatuh di sebuah gudang logistik milik TNI AU di kawasan Komplek Lanud Husein Sastranegara, Bandung langsung dievakuasi ke rumah sakit, Sabtu (29/9/2012).

"Tadi, langsung dievakuasi. Informasinya ke Rumah Sakit Salamun. Tapi, mungkin juga ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Saya masih di lapangan. Jatuhnya di gudang logistik TNI AU," ujar Kanit Reskrim Polsek Cicendo AKP Gatot Setia saat dihubungi lewat telepon oleh Tribun, beberapa saat lalu.

Pesawat diduga  melakukan manuver sebelum jatuh di lapangan rumput. Tampak dalam foto, pesawat itu hancur pada bagian depan.
 

Hak orang tua dan anak??

Soal:
“Apa saja hak kami sebagai orang tua dan apa pula hak bagi anak-anak kami? Mohon jawabannya.”
Jawab: 
Sebagai manifestasi ketakwaan kita kepada Allah Subahanhu wa Ta’ala, kita sudah sangat perlu untuk benar-benar mengetahui bagaimana melaksanakan berbagai kewajiban dan menunaikan berbagai hak kepada pemiliknya. Tanpa pengetahuan tersebut, maka akan ada sebagian orang amat berambisi untuk mendapatkan haknya, sementara mereka mengabaikan kewajibannya. Penunaian hak kepada pemiliknya adalah merupakan di antara perkara-perkara yang agung di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan darinya akan tumbuh segala macam kebaikan. Sedang pengabaian hak hanya akan melahirkan kejahatan dan kehancuran, sebagai akibat dari penentangan terhadap perintah-perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Di antara hak-hak yang harus diketahui dan diamalkan seorang muslim dari sekian banyak hal yang harus dijaganya adalah hak orang tua dan hak-hak anak. Dan berikut penjelasan ringkasnya :
Hak-hak Orang Tua
Yang dimaksud dengan hak-hak orang tua di sini adalah kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan seorang anak terhadap orang tuanya. Ada banyak hak orang tua atas anak, yang paling penting di antaranya adalah :
  1. Bergaul dengan keduanya dengan cara yang baik. Hal itu ditunjukkan melalui perkataan, perbuatan, harta, dan badan.
  2. Menaati perintah keduanya kecuali dalam hal-hal yang sifatnya maksiat.
  3. Berbicara kepada mereka berdua dengan penuh kelembutan dan sopan santun.
  4. Tawadhu’ (rendah diri) dan tidka boleh bersikap sombong di hadapan keduanya.
  5. Banyak berdo’a dan memohon ampun untuk mereka berdua, terlebih di saat keduanya telah meninggal dunia.
  6. Memelihara nama baik, kehormatan, dan harta mereka berdua.
  7. Melakukan perbuatan yang membuat mereka senang tanpa harus ada perintah terlebih dahulu.
  8. Menghormati teman-teman mereka berdua semasa mereka masih hidup, dan begitu juga setelah matinya.
  9. Segera memenuhi panggilan mereka berdua.
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjadikan kedudukan hak kedua orang tua sebagai hak yang besar dan tinggi, di mana Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan hak kedua orang tua setelah hak-Nya yang terkandung di dalamnya hak Allah dan hak Rasul-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua ibu-bapak.’ [QS. an-Nisa’ : 36].
Hak-hak Anak
Yang dimaksud dengan hak-hak anak di sini adalah kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan oleh kedua orang tua atas anak-anaknya. Ada banyak hak anak-anak, yang paling penting di antaranya adalah :
  • 1. Mendidiknya.
Mendidik anak dengan menumbuhkan agama dan akhlak yang mulia dalam jiwanya adalah suatu kewajiban dan bukan bersifat anjuran. Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ
Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.’ [QS. at-Tahrim : 6].
Syaikh Muhammad al-Khidhr Husain berkata, ‘Wahai orang tua, jika engkau menelantarkan tanggung jawab pendidikan anak, saya khawatir engkau akan mendapat adzab dua kali lipat. Pertama; disiksa dengan adzab yang pedih karena merusak permata mulia. Kedua; mendapat jatah yang besar dari kejahatan yang dilakukan anakmu.’  [as -Sa’adahal - ‘Uzhma hal. 90].
  • 2. Bersikap adil di antara anak-anak.
Bersikap adil di antara anak-anak merupakan kewajiban kedua orang tua dan membeda-bedakan di antara mereka merupakan sikap berani terhadap hukum-hukum Allah Ta’ala dan melanggar kehormatan agamanya. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Bersikap adillah kalian di antara anak-anak kalian, bersikap adillah kalian di antara anak-anak kalian, dan bersikap adillah kalian di antara anak-anak kalian.’ [Shahih. HR. Abu Dawud 3544 ,an-Nasa’i, dan Ahmad].
Memberi kepada sebagian anak dan tidak memberi kepada yang lainnya adalah tindakan kedzaliman dan Allah Ta’ala tidak menyukai orang-orang yang berbuat dzalim. Karena hal itu membuat anak yang tidak diberi menjauh, dan terjadilah permusuhan antara anak yang tidak diberi dengan anak yang diberi. Bahkan bisa jadi permusuhan akan terjadi antara anak yang tidak diberi dengan ayah mereka sendiri.
  • 3. Memberi nafkah.
Yaitu menafkahi anak-anak dengan nafkah yang halal. Banyak orang tua yang tidak takut kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, di mana ia tidak peduli dari mana ia mendapatkan harta meskipun kekayaan itu dimurkai dan diharamkan; baik dari hasil mencuri, korupsi, suap, dan lain sebagainya. Lalu dari hasil perbuatan itu ia memakannya dan memberikannya kepada anak dan isterinya. Padahal Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Setiap daging yang tumbuh dari yang diharamkan, maka Neraka lebih (berhak) untuknya.’ [Shahih. HR. Ahmad dan ath-Thabrany dalam kitab Shahih al-Jami’ 1419].
Dan termasuk dalam pengaturan nafkah adalah menafkahi anak dengan tidak berlebih-lebihan (boros) dan tidak juga begitu pelit.
Wahai para orang tua, anak hari ini adalah pemuda hari esok. Anak kecil yang tidak terlalu kita beri perhatian besar, sebentar lagi akan tumbuh dewasa dan akan memperlakukan kita seperti kita memperlakukannya di saat kecil.
 

Langit Akan Kembali Cerah

Bismillahirrahmanirrahiim…

Senandung Percikan Cahaya untuk saudariku…
yang tengah gelap tertutup awan mendung di hatinya (*galau :D )
Setelah mendung, langit kembali cerah
bahkan tak jarang ia tampak begitu anggun
dan mempesona dengan hiasan hiasan bintang gemintang padanya
langit itu tak mencemaskan
apabila ternyata mendung kembali
karena ia yakin setelah mendung
tentu Langit Akan Kembali Cerah
Dan langit itu engkau wahai saudariku
dan apabila engkau tegar.. itulah janji Allah
bila engkau menolongNya, Ia akan menolongmu
sungguh bersama kesempitan itu ada kelapangan
dan bersama kesulitan itu ada kemudahan
 

beda co' cakep n jelek dimata ce'



Kalau cowok ganteng pendiam, cewek-cewek bilang: Woow, cool banget...
Kalau cowok jelek pendiam, cewek-cewek bilang: Ih kuper...

Kalau cowok ganteng jomblo, cewek-cewek bilang: Pasti dia perfeksionis
Kalau cowok jelek jomblo, cewek-cewek bilang: Sudah jelas...kagak laku...

Kalau cowok ganteng berbuat jahat, cewek-cewek bilang: Nobody's perfect
Kalau cowok jelek berbuat jahat, cewek-cewek bilang: Pantes...tampangnya kriminal

Kalau cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman, cewek-cewek bilang: Wuih, jantan...kayak di filem-filem
Kalau cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman, cewek-cewek bilang: Pasti premannya temennya dia...

Kalau cowok ganteng dapet cewek cantik, cewek-cewek bilang: Klop....serasi banget...
Kalau cowok jelek dapet cewek cantik, cewek-cewek bilang: Pasti main dukun...

Kalau cowok ganteng diputusin cewek, cewek-cewek bilang: Jangan sedih, khan masih ada aku...
Kalau cowok jelek diputusin cewek, cewek-cewek bilang:...(Terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke bawah)

Kalau cowok ganteng ngaku indo, cewek-cewek bilang: Emang mirip-mirip bule sih...
Kalau cowok jelek ngaku indo, cewek-cewek bilang: Pasti ibunya Jawa, bapaknya robot...

Kalau cowok ganteng penyayang binatang, cewek-cewek bilang: Perasaannya halus...penuh cinta kasih
Kalau cowok jelek penyayang binatang, cewek-cewek bilang: Sesama keluarga emang harus menyayangi...

Kalau cowok ganteng bawa BMW, cewek-cewek bilang: Matching...keren luar dalem
Kalau cowok jelek bawa BMW, cewek-cewek bilang: Mas, majikannya mana?...


Kalau cowok ganteng males difoto, cewek-cewek bilang: Pasti takut fotonya kesebar-sebar
Kalau cowok jelek males difoto, cewek-cewek bilang: Nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?...

Kalau cowok ganteng naek motor gede, cewek-cewek bilang: Wah, kayak lorenzo lamas...bikin lemas...
Kalau cowok jelek naek motor gede, cewek-cewek bilang: Awas!! mandragade lewat...

Kalau cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek, cewek-cewek bilang: Ini baru cowok gentlemen
Kalau cowok jelek nuangin air ke gelas cewek, cewek-cewek bilang: Naluri pembantu emang gitu...

Kalau cowok ganteng bersedih hati, cewek-cewek bilang: Let me be your shoulder to cry on
Kalau cowok jelek bersedih hati, cewek-cewek bilang: Cengeng amat!!!...ini laki-laki apa bukan sih?!!

wkwkwkwkwkwkwk
gmn ada bner ada ga';nya kan....
klo w ngrasa emank gt mklm klo da jlk emank ska jd cemo'ohan ce'2 cantik...
kecuali yg ngerasa pnya hati....
hkhkhkhkhkhkhkhk
 

TAKDIR & PENGORBANAN SEORANG IBU







Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun, sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah. Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya, betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut. Ayah dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia diusir dari rumah orang tuanya.

Selain aib yang harus di tanggung, ia pun harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang ia dapatkan hanya cemohan, karena telahelahirkan seorang bayi haram tanpa bapa. Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas berkat yang didapatkannya dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love - Kasih.

Siang ia harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari 4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan. Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada putrinya.

Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian sampai dengan makanan.

Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin menjelang hari Natal. Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Natal untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun cuaca diluaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja. Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidak sakit ia tetap bekerja, selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.

Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan studinya diluar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda anak dari seorang konglomerat beken. Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa kedua orang tuanya sudah meninggal dunia.

Pada saat putrinya menikah, ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara pernikahan di gereja saja. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan. Ia duduk di sudut kursi paling belakang di gereja, sambil mendoakan agar Tuhan selalu melindungi dan memberkati putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh menghubungi putrinya. Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia tidak boleh menginjak rumah putrinya. Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada Tuhan, agar ia bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga putrinya.

Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan diperbolehkan bekerja disana. Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Tuhan, bahwa ia permohonannya telah dikabulkan.

Di rumah putrinya, ia tidak pernah mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri. Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil menangis di dlm kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar Tuhan mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.

Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan sisa hidupnya di rumah jompo.

Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh bertemu lagi dengan putri kesayangannya. Uang pension yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan bantuannya.

Pada tahun lampau beberapa hari sebelum hari Natal, ia jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai hadiah terakhir untuk putrinya.

Suhu diluaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan salujupun turun dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat ini tidak mau keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali. Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Satu perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada dlm keadaan sakit.

Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk rumah putrinya dan ternyata purtinya sendiri yang membukakan pintu rumah gedong di mana putrinya tinggal. Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya ? Apakah rasa bahagia bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: "Kamu sudah bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang rumah!"

"Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin memberikan hadiah Natal untukmu. Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya, bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!" kata wanita tua itu.

"Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!" ucapan putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.

Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam telepon di rumah putrinya "Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami pinjam teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di halte bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati kedinginan!"

Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja, tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya.

Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan ini 366 hari dlm setahun. Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja "Mother's Day" sedangkan di hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah, untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.

Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada bunga maupun hadiah. Renungkanlah: Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir mengundang Ibu? Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima kasih kepada Ibu kita? Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita?

Berikanlah kasih sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita  tangisan apabila Ibu telah berangkat, HANYA DO'ALAH YG BS IA TRIMA karena Ibu tidak akan bisa melihatnya lagi.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. nganggur blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger